JAKARTA - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyempatkan diri bertemu keluarga prajurit Marinir korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. Pertemuan ini berlangsung di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026.
Saat tiba di Mako Kormar, Sjafrie berinteraksi langsung dengan keluarga prajurit dan menyampaikan ungkapan belasungkawa secara pribadi. Suasana haru terasa kuat saat ia memberikan dukungan moril bagi mereka yang ditinggalkan.
Ungkapan Belasungkawa dan Salam dari Presiden
Dalam sambutannya, Sjafrie menegaskan bahwa kehadirannya mewakili pemerintah. Ia juga menyampaikan salam hormat dan duka cita dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur.
Sjafrie menekankan bahwa pengorbanan para prajurit adalah bentuk bakti tertinggi bagi negara. Oleh karena itu, negara memiliki kewajiban memberikan penghargaan dan jaminan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Bantuan dari Kementerian Pertahanan
Selain dukungan moril, Sjafrie menyerahkan bantuan dari Kementerian Pertahanan kepada keluarga prajurit. Jenis bantuan tersebut tidak dijelaskan secara rinci dalam siaran pers, tetapi diharapkan mampu meringankan beban keluarga.
Ia berharap dukungan dan bantuan yang diberikan dapat membantu keluarga prajurit baik dari sisi mental maupun ekonomi. Kehadiran bantuan ini juga menjadi simbol perhatian negara terhadap pengorbanan mereka.
Respons Keluarga Prajurit
Keluarga prajurit menyambut baik kunjungan Menteri Pertahanan. Banyak yang meneteskan air mata saat Sjafrie menyampaikan kata-kata penghiburan dan dukungan secara langsung.
Suasana haru ini menunjukkan betapa besar dampak emosional dari kehilangan anggota keluarga yang gugur. Dukungan dari pemerintah menjadi penguatan moral bagi mereka di masa sulit.
Makna Pengorbanan Prajurit Bagi Negara
Sjafrie menegaskan bahwa setiap pengorbanan prajurit adalah bagian dari pengabdian tertinggi bagi bangsa. Keluarga yang ditinggalkan berhak mendapat perhatian dan penghargaan dari pemerintah secara penuh.
Ia menambahkan bahwa perhatian ini tidak hanya berupa dukungan moril, tetapi juga langkah konkret melalui bantuan dari Kementerian Pertahanan. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga.
Harapan untuk Masa Depan Keluarga Prajurit
Menteri Pertahanan mengajak masyarakat memahami pentingnya pengorbanan prajurit bagi keamanan dan kedaulatan negara. Dukungan yang diberikan diharapkan membantu keluarga menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Sjafrie menekankan bahwa perhatian pemerintah akan terus ada sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab negara. Keluarga prajurit diharapkan dapat memanfaatkan bantuan ini untuk pemulihan mental dan kesejahteraan.
Imbauan Pemerintah
Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghormati pengorbanan prajurit. Bantuan dan dukungan moril diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pemerintah menegaskan bahwa pengorbanan para prajurit tidak akan pernah dilupakan. Setiap langkah bantuan, baik moral maupun material, merupakan bentuk penghargaan tertinggi dari negara.